Hukum
-
Pengambilan Tailing Hak Masyarakat Nawaripi, Koperapoka dan Nayaro
Mimika | Kehancuran dan Kerusakan lingkungan alam akibat tailing PT Freeport Indonesia jauh lebih Dahsyat dan lebih berbahaya dari Film Pesta Babi di Merauke. Hal ini dikatakan Pengacara Senior Papua, Aloysius Renwarin, SH MH kepada Media Kampung Nawaripi.id pada Jumat (22/5/2026). Menurut dia, Film Pesta Babi yang mendunia beberapa Minggu belakangan ini jpengaruhnya jauh lebih kecil dari pada kerusakan lingkungan akibat pertambangan PTFI di Timika, yang telah merusak lahan sagu, lahan untuk mencari warga 5 kampung yang sering disebut Daskam yang isunya mendunia dan sangat sensitif. Kerusakan lingkungan ini sudah terjadi puluhan tahun. Semua pihak lihat hanya diam tidak pernah bicara soal kerusakan hutan, kerusakan biota laut dan muara, pendangkalan…
-
Permintaan Galian C Warga Kamoro Nawaripi Dinilai Sesuai UU Otsus Papua dan UU Desa Adat
(Tokoh pemuda Suku Kamoro menegaskan permintaan material sisa tambang (pasir, batu, sirtu) oleh Pemerintah Kampung Nawaripi kepada PTFI sah secara hukum berdasarkan UU Otsus Papua dan UU Desa Adat. Warga lima kampung disebut menjadi korban langsung operasional tambang.) MIMIKA — Pemerintah Kampung Nawaripi bersama warganya secara resmi mengajukan permohonan material galian C berupa pasir, batu, dan sirtu kepada PT Freeport Indonesia (PTFI). Permintaan tersebut didasarkan pada fakta bahwa warga Kampung Nawaripi dan empat kampung lainnya di kawasan Mimika menanggung dampak langsung dari operasional tambang tembaga dan emas milik PTFI yang telah berlangsung puluhan tahun. Tokoh Pemuda Kampung Nawaripi dari Suku Kamoro, Rafael Torekeyau, menyatakan bahwa meski kepemilikan saham mayoritas PTFI…
-
Tokoh Adat Kamoro dan Pengacara Papua Dukung Permintaan Material Timbunan ke PTFI untuk Pengembangan Kawasan Wisata Paieve Mile 21
Mimika | Kepala Suku dan Tokoh Adat (Yoga) Kamoro, Marianus Maknaipeku mendukung langkah dan gebrakan kepala Kampung Nawaripi yang bersurat meminta material galian C ke.PT Freeport Indonesian(PTFI) untuk menimbun area pariwisata Paieve Mile 21 seluas 100 hektar. ” Bagi kami ini terobosan luar biasa untuk membangun kampung. Dan PTFI harus respon dan berikan sirsat untuk bangun perkampungan masyarakat di Mile 21,” kata Marianus kepada wartawan melalui sambungan telpon, Senin (11/5/2026). Dia juga meminta Direktur Lemasko untuk membuka diri, mendukung langkah yang dibuat kepala kampung Nawaripi ini dengan cara mendesak PTFI agar secepatnya menjawab permintaan kampung Nawaripi ini. Sementara Pengacara Senior di Papua, Allo Renwarin, SH, MH menegaskan sudah 40 tahun…
-
Solusi Kilat Wabup Mimika, Kisruh Kepsek SD Nawaripi Berakhir, SK Nota Dinas Kadis Pendidikan Dinyatakan Gugur
Timika, fajarpapua.com – Polemik pergantian kepala sekolah SD Inpres Nawaripi akhirnya berakhir setelah Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, turun langsung menangani persoalan tersebut. Melalui penegasan soal keabsahan administrasi, SK Nota Dinas Kepala Dinas Pendidikan dinyatakan gugur, jabatan Kepsek dikembalikan ke posisi lama. “Semuanya aman-aman saja. Isu yang berkembang kerap membingungkan, tetapi setelah saya turun ke lokasi, guru-guru tetap mengajar seperti biasa,” ujar Wabup Kemong saat mengunjungi SD Inpres Nawaripi, Rabu (6/8). Ia menjelaskan akar persoalan bersumber dari tumpang tindih administrasi antara Surat Keputusan (SK) Bupati dan nota dinas terkait penempatan kepala sekolah. Untuk mengakhiri polemik, Wabup Kemong menegaskan hanya SK Bupati yang berlaku sah. “Nota dinas atas nama Ibu Youm…
-
Miras Lokal Banyak Beredar di Kampung Nawaripi Timika, Kepala Kampung Ambil Langkah Tegas
MIMIKA – Peredaran minuman keras lokal diduga banyak beredar di Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Untuk diketahui, Kampung Nawaripi sendiri merupakan salah satu kampung di dalam wilayah Kota Timika yang cukup aktif dalam mendorong berbagai hal positif. Seperti pengembangan sumber daya manusia (SDM) khususnya kalangan muda-mudi melalui program-program pemerintahan kampung hingga program-program yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Kendati demikian, siapa sangka ternyata peredaran minuman keras lokal masih sangat marak di kampung ini? Sementara itu, di Kabupaten Mimika, minuman keras menjadi dalang atas gangguan keamanan hingga peristiwa kecelakaan lalu lintas. antas, apakah ini akan terus dibiarkan? Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun, mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk menjalin kerja sama dengan…






