Hukum

Tokoh Adat Kamoro dan Pengacara Papua Dukung Permintaan Material Timbunan ke PTFI untuk Pengembangan Kawasan Wisata Paieve Mile 21

Mimika | Kepala Suku dan Tokoh Adat (Yoga) Kamoro, Marianus Maknaipeku mendukung langkah dan gebrakan kepala Kampung Nawaripi yang bersurat meminta material galian C ke.PT Freeport Indonesian(PTFI) untuk menimbun area pariwisata Paieve Mile 21 seluas 100 hektar.

” Bagi kami ini terobosan luar biasa untuk membangun kampung. Dan PTFI harus respon dan berikan sirsat untuk bangun perkampungan masyarakat di Mile 21,” kata Marianus kepada wartawan melalui sambungan telpon, Senin (11/5/2026).

Dia juga meminta Direktur Lemasko untuk membuka diri, mendukung langkah yang dibuat kepala kampung Nawaripi ini dengan cara mendesak PTFI agar secepatnya menjawab permintaan kampung Nawaripi ini.

Sementara Pengacara Senior di Papua, Allo Renwarin, SH, MH menegaskan sudah 40 tahun tanah, hutan dan vegetasi sungai dan laut milik masyarakat Kamoro sudah rusak ditutupi pasir tailing.

Dalam penelitian bersama WWF tahun 1990 di kawasan endapan tailing pihaknya merekomendasi karena kerusakan sangat parah maka mereka menyarankan PTFI untuk memindahkan masyarakat ke Kota Timika. Sehingga ada pemikiman warga di belakang SMAN I Timika.

Itu saja tidak cukup sekarang jika ada pihak yang meminta PTFI harus segera jawab untuk memindahkan endapan tailing keluar dari lokasi endapan. Termasuk permintaan kampung Nawaripi untuk menimbun lahan warga seluas 100 hektar dan didalamnya akan bangun pemukiman warga Freeport harus kasih.

Apalagi tiap hari jumlah pasir sisa tambang yang turun melalui sungai Ini ratusan ribu ton, makanya pemerintah dan PTFI harus bantu untuk menyelamatkan masyarakat Nawaripi, Koperapoka, Nayaro, Tipuka, dan Ayuka ini.

Endapan tailing ini telah menghancurkan kebun dan hutan tempat cari makan warga. Cara untuk mengurangi endapan tailing yang semakin hari makin tinggi makanya Freeport kasih ke warga atau pemerintah kampung yang minta supaya endapan itu berkurang. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *