Kepala Dusun dan Ketua Karang Taruna Nawaripi Indah Desak Keterlibatan Warga dalam Proyek Pembangunan
TIMIKA, 14 Oktober 2025 – Kepala Dusun Nawaripi Indah, Kampung Nawaripi Indah, Yohanes Breachmans Dady Rujumara, menyoroti sejumlah masalah dalam pelaksanaan proyek pembangunan yang ditenderkan oleh CV Vidhi Omawi Papua di wilayahnya. Ia menilai ada ketidakjelasan prosedur dan minimnya keterlibatan tenaga kerja lokal.
Proyek pembangunan yang sedang berjalan di Kampung Nawaripi dinilai tidak mengindahkan tata kelola pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat setempat. Pihak kontraktor, CV Vidhi Omawi Papua, diduga tidak melapor terlebih dahulu kepada perangkat desa sebelum memulai pekerjaan.
Keluhan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dusun Nawaripi Indah, Yohanes Breachmans Dady Rujumara, serta didukung oleh Ketua Karang Taruna Kampung Nawaripi, Ahmad Dani Nifinubun.
Pernyataan ini disampaikan oleh kedua pihak sebagai respons berkelanjutan terhadap berjalannya proyek tersebut di lokasi.
Menurut Yohanes, ketiadaan pemberitahuan dari kontraktor melanggar tata krama beroperasi di sebuah komunitas. Ia menekankan, Nawaripi bukan hutan tak berpenghuni. “Setiap aktivitas seperti proyek wajib melapor kepada perangkat desa agar diketahui aktivitas apa yang sedang dilakukan. Ketika mereka membutuhkan tenaga kerja atau bantuan, pihak perangkat desa bisa membantu,” tegas Yohanes.
Persoalan lain yang mencuat adalah tidak dilibatkannya tenaga kerja lokal, baik masyarakat umum maupun pemuda. Yohanes berharap proyek yang masuk bisa melibatkan masyarakat Nawaripi.
Ketua Karang Taruna Kampung Nawaripi, Ahmad Dani Nifinubun, menyatakan kekecewaannya yang mendalam. Ia menyesalkan proyek tersebut tidak melibatkan pemuda desa, padahal banyak di antara mereka yang menganggur. “Ini menjadi perhatian khusus untuk Pemda Kabupaten Mimika agar setiap pekerjaan atau proyek yang masuk di desa Kampung Nawaripi harus melibatkan pemuda,” ujarnya.
Ahmad Dani juga mengaitkan pengangguran di kalangan pemuda dengan masalah sosial yang terjadi, seperti konsumsi minuman keras dan keributan. Ia meyakini, dengan dilibatkan dalam proyek, para pemuda akan mendapat penyaluran yang positif. Ia pun berharap kontraktor segera melapor dan mulai memberdayakan pemuda-pemuda Nawaripi.


